Asing
Pagi ini aku berpapasan dengan seorang bapak tua.
Jalannya tertatih, menyerat kaki sebelah kirinya.
Dengan sepeda usangnya, beliau berhenti tepat di belakang garis penyebrangan. Menunggu lampu berubah menjadi hijau dengan sabar.
Padahal pengemudi asap lainnya, dengan congkak melanggar.
Siapa yang sangka, bapak tua itu dulunya tentara.
Yang pernah ikut memperjuangkan kehidupan kita sekarang.
Badannya tak lagi tegap,
Punggungnya tak lagi bisa melindungi,
Kakinya tak lagi bisa berlari kencang.
Namanya tak lagi dielukan.
Bapak tua itu dengan susah payah mengayuh sepedanya. Tak tampak kepedulian orang, hanya pandangan tajam yang diterimanya.
Kemudian, seorang pria mengangkat tangannya, memberikan hormat kepada bapak tua itu. Menyuruh anaknya yang masih kecil disebelahnya untuk melakukan hal serupa.
Bapak tua membalas hormat itu, dengan senyum.
Yang tampak di depan mataku, adalah seorang prajurit gagah. Yang selalu membawa nilai-nilai berharga sepanjang prinsip hidupnya. Bertahan walau dunia membuatnya terluka, demi apa yang ia korbankan dimasa lalu.
Mungkin, kita pernah menjadi yang penting. Bukan berarti, kemudian tak akan jadi orang asing...
Akan terlupakan, atau diingat, menunjukkan arti hadirnya...
Jalannya tertatih, menyerat kaki sebelah kirinya.
Dengan sepeda usangnya, beliau berhenti tepat di belakang garis penyebrangan. Menunggu lampu berubah menjadi hijau dengan sabar.
Padahal pengemudi asap lainnya, dengan congkak melanggar.
Siapa yang sangka, bapak tua itu dulunya tentara.
Yang pernah ikut memperjuangkan kehidupan kita sekarang.
Badannya tak lagi tegap,
Punggungnya tak lagi bisa melindungi,
Kakinya tak lagi bisa berlari kencang.
Namanya tak lagi dielukan.
Bapak tua itu dengan susah payah mengayuh sepedanya. Tak tampak kepedulian orang, hanya pandangan tajam yang diterimanya.
Kemudian, seorang pria mengangkat tangannya, memberikan hormat kepada bapak tua itu. Menyuruh anaknya yang masih kecil disebelahnya untuk melakukan hal serupa.
Bapak tua membalas hormat itu, dengan senyum.
Yang tampak di depan mataku, adalah seorang prajurit gagah. Yang selalu membawa nilai-nilai berharga sepanjang prinsip hidupnya. Bertahan walau dunia membuatnya terluka, demi apa yang ia korbankan dimasa lalu.
Mungkin, kita pernah menjadi yang penting. Bukan berarti, kemudian tak akan jadi orang asing...
Akan terlupakan, atau diingat, menunjukkan arti hadirnya...
Komentar
Posting Komentar