Yes.


[H-beberapa minggu sebelum pindah rumah]

Setelah selesai ngepak berdus dan berkoper-koper komik, tiba saatnya buat beresin prentilan yang kupajang dilemari. Mulai dari foto-foto, celengan, hiasan, boneka, sampai piala (yang tinggal satu tersisa! Wkwkw)

Kalian ngga salah baca kok, beneran, juara 1 lomba presenter cilik jaman aku kelas 6 SD di Soroako. Mengingat 'kondisi' ku sekarang dengan intensitas stage fever yang cukup parah, agak amaze juga ya kalau aku pernah se-pede itu buat ikutan lomba presenter, dan sempat jadi MC di beberapa acara, jaman SD dulu. Ada kali 15 tahun yang lalu...

Dan sebenernya, aku sudah paham, kenapa aku dulu bisa bersinar kaya gitu: rasa percaya diri yang tinggi.

Waktu aku SD, aku bahkan punya moto: sekarang atau nggak sama sekali. Jadi tiap ada tugas apa, aku selalu mau maju pertama. Suruh baca puisi juga maju duluan. Pokoknya sekarang, udah maju aja, biar cepet selesai. Disuruh jadi mc mau, disuruh main drama di panggung mau. Aku 15 tahun yang lalu adalah idolaku :""")

Kenapa sekarang... aku justru lebih pengen bekerja dibalik layar? Apa lagi krisis kepercayaan diri?
Mungkin ya.. mungkin juga engga.
Entahlah...

Mungkin juga, aku lebih mengenal diriku yang sebenarnya, dan sedang berjuang untuk bisa kompromi. Dengan diri sendiri. Seperti yang kita tau, yang menghalangi kita untuk maju adalah kita sendiri. Sementara, diriku saat ini adalah musuh terberat......

Hikmah dari cerita ini adalah jangan biarkan kekuranganmu menghambat langkahmu.
Dengan keterbatasanku itu toh ternyata aku pernah jadi presenter terbaik jaman SD wkwkwk.
Ngga ada yang ngga mungkin...

Belakangan aku selalu encourage diriku sendiri.
Menenangkan diri, mengatakan semua ini bakal baik-baik aja. Semangat Rara, kamu bakal mendapatkan kembali kepercayaan diri lagi kok, segera :"")

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sore-sore

Mengelola Ekspektasi

Learning Day 9