SOS

Halo teman-teman semua, yang sedang berupaya untuk #DiRumahAja.
Udah seminggu sejak kampanye ini digalakkan ya, rencananya memang hanya sampai dua minggu, tapi melihat keadaan dan orang-orang banyak yang masih ngga aware dengan kondisi sekarang, mungkin kita bakalan akan #DiRumahAja sampai keadaan kondusif.

Virus Corona atau COVID-19 udah dinyatakan sebagai pandemi, dan mewabah mendunia, ngga cuma di Indonesia aja. Jumlah penderita terinfeksi sudah di angka 450 (per tanggal 21 Maret ini), jumlah Alat Perlindungan Diri di Rumah Sakit terbatas, jadi... apa pada masih ngga mau bantu dengan #DiRumahAja ?

Informasi terakhir, orang yang terinfeksi virus Corona bahkan ngga menunjukkan gejala. Bisa jadi sampai sekarang masih berkeliaran, dengan membawa serta virus itu di tubuhnya. Kemudian bersosialisasi sama orang-orang yang awalnya bebas virus itu.

Disinilah rasa peduli kita diuji. Masih berani keluar rumah? Masih mau berinteraksi di tempat umum dengan banyak orang? Ngga takut nularin kalo emang kita terinfeksi? Ngga takut membawa virus ini ke rumah dan menginfeksi orang rumah yang udah patuh ngga kemana-mana?

Daripada nakut2in, sebenernyan pengen menyemangati bangsa ini, tapi ternyata kata-kata mutiara ngga mempan :") Marilah kita mulai memikirkan oranglain juga.

Beberapa hari ini berat, buat aku yang biasanya keluyuran. Tapi aku mikir dua kali untuk keluar rumah, bisa aja diluar sana aku terinfeksi misalnya, dan membawa virus ini ke rumah, padahal di rumah ada eyangti dan bapak-ibu yang vulnerable :(

Beberapa pakar udah bisa memprediksi jumlahnya, dilihat dari data orang-orang ODP atau PDP yang tersebar di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang tinggi ini, puncak wabah bisa menjangkit hingga 200.000.000 penduduk Indonesia. Dan persentase kematian, anggaplah 4% ya, kalau keadaannya masih kaya gini, kemungkinan bisa jatuh korban ya....... 4% dari populasi terjangkit. Hitung sendiri ya..............

Ini prediksi, kalau kita ngga mau taat #DiRumahAja selama 2 minggu ini, kalau kita masih ngga aware, kalau kita masih egois, kalau kita masih ngeborong-borongin APD yang sebenarnya lebih dibutuhkan oleh Tenaga Medis kita. Semoga aja prediksi ini ngga beneran kejadian :(

Aku suka tepok jidat sendiri baca berita-berita yang ada. Pejabat yang habis dinas keluar ngga mau diperiksa sampe marah-marah lah, alcohol swab yang mulai langka lah, dokter terjangkit virus lah, menyalahkan rumah sakit yang bukan rujukan karena ngga mau merawat lah......

Hentikan guyonan ini, plis :") Nggak lucu...........

Postingan ini memang ngga akan dibaca orang banyak sih, aku tau. Buat yang membaca, terima kasih sudah memaklumi curahan hati ini :")
Kita bisa membantu mencegah penularan lebih banyak, dengan #DiRumahAja 2 minggu ini. Jangan sampai nambah lagi :(

Yuk, jangan jadi orang egois..... 2 minggu ini aja.................

Kita semua bisa menanggulangi bersama, asal patuh, dan considerate sama oranglain. #wereallinthistogether 👍🏻

Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya. Diberikan kesehatan, dan bisa melalui ini semua bersama.. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sore-sore

Mengelola Ekspektasi

Learning Day 9