Sky Castle (2018)
Disaat orang-orang lain heboh nonton True Beauty, aku malah sibuk cari-cari Drama lama yang ratingnya tinggi. Akhirnya ketemu dengan Drama yang sempat booming di tahun 2018 ini!
Ada yang ngikutin KDrama ini juga ngga ya? Yang baru nonton tahun 2021 ini, mari kita tos! Hehehehe. Sky Castle ini aslinya Drama tahun 2018-2019 yang tayang di channel JTBC. Dulu sempet rame gara-gara terjemahan Bahasa Indonesia nya kocak. Universitas Negeri Seoul (Seoul National University -SNU) jadi UNS wkwkwkwk. Banyak teman-teman yang update di Instagram Story tentang ibu-ibu yang pengen anak-anaknya masuk FK UNS ini.. Aku ngga begitu familiar sama pemeran di Drama ini, kecuali Yoon Se Ah (A Gentleman's Dignity) sama Kim Hyeo Yeon (Extraordinary You).
"Sky Castle" ini menceritakan tentang kehidupan beberapa keluarga di komplek perumahan elit bernama Sky Castle (yes, Sky Castle ni nama cluster perumahan gitu), yang mana penghuninya bukan sembarang warga Korea biasa. Sebagian besar penghuninya adalah orang-orang pemegang jabatan atau punya karir pekerjaan yang bagus: dokter, direktur klinik, dosen. Dari awal episode, udah keliatan banget gimana masing-masing keluarga ini punya ekspektasi besar untuk anak-anaknya supaya bisa jadi sukses meneruskan jejak mereka. Ya, semua pengen anaknya masuk Fakultas Kedokteran di SNU..
Menceritakan tentang Keluarga Kang, Keluarga Cha, Keluarga Park (udah pindah), Keluarga Woo, dan Keluarga Hwang. Masing-masing ini saling bersaing, untuk mendapatkan 'nama' yang lebih baik dari yang lain. Tiap ada sesuatu yang bisa mereka banggakan, mereka bakal bikin pertemuan atau acara pamer berkedok 'gathering' yang isinya apa lagi kalau bukan sekedar pengen pamer. Seolah-olah kesuksesan mereka (dan anak-anak mereka) adalah tropy, yang selalu diangkat ketika menang bersinar, dan ngga ada suaranya ketika redup. Diceritakan disini gimana besar ambisi orangtua-orangtua anak-anak Sky Castle untuk memastikan si anak ini punya nilai yang bagus. Nilai adalah segalanya, dan koentji kalau pengen anaknya masuk Fakultas Kedokteran.
Sebenarnya, selain mindset Fakultas Kedokteran, aku agak ngga relate dengan sikap dan pola pikir mereka yang nilai-oriented, karena ya Alhamdulillah orangtua ku ngga terlalu strict soal nilai, atau mengharapkan aku dapet nilai 100 terus-terusan. Hampir ngga pernah tuh ditanyain ulangan kemarin dapet nilai berapa, yang ada ditanyain "Gimana lancar ngga kemarin ujiannya?". Kalau dipikir-pikir, malah aku sendiri yang sebenarnya agak keras soal nilai sama diriku sendiri. Kalau yang lain dapet bagus, aku juga harus bagus. Dan... prinsip ini runtuh seketika waktu masuk kuliah. Dari yang 'aku harus dapet nilai bagus kaya yang lain', berubah jadi 'Apapun nilainya, itu hasil usahamu sendiri, be proud of it'.
Balik ke Sky Castle, konfliknya dimulai saat ibu dari Keluarga Park bunuh diri, setelah anak, Park Yoon Jae, diterima di FK SNU. Semua mengira keluarga Park adalah keluarga paling bahagia di dunia (selain karena anaknya diterima di FK SNU, Park Soo Chan, bapak juga akan diangkat jadi kepala bagian), jadi peristiwa bunuh diri ini memberikan pukulan dan meninggalkan misteri besar untuk penghuni Sky Castle lainnya. Sepeninggalan istrinya, Park Soo Chan akhirnya memutuskan buat pindah dari Sky Castle, bahkan berhenti kerja di Rumah Sakit dan melepas jabatannya. Penghuni baru yang ternyata juga dokter, Keluarga Hwang, pindah ke rumah keluarga Park dan tinggal disana.
Diantara penghuni lainnya, Keluarga Hwang ini yang paling 'normal', mungkin karena pendatang baru ya, jadi ngga terpengaruh sama budaya pamer yang ada di Sky Castle. Bahkan Keluarga Hwang ini banyak mempertanyakan sikap-perilaku dari orangtua penghuni komplek Sky Castle. Keluarga mereka yang ngga nilai-minded tentu aja ngga relate dengan perilaku orangtua lainnya disana. Nah, Keluarga Hwang juga lah yang nantinya bakal jadi kunci terpecahkannya misteri kelam Keluarga Park...
Drama ini dapat rating 7.6/10 dari IMDB. Menurutku pantes bangeeeeett, bahkan bisa lebih, kalau lihat jalan cerita yang halus dan penuh konflik berat (ngga receh) tapi ngga bikin eneg. Beberapa episode cenderung bikin bosan, soalnya tone dari drama ini agak dark macam film-film DC wkwk. Tapi banyak banget nilai yang bisa kita petik dari cerita masing-masing keluarga. Sebenarnya, mereka bersikap kaya gitu, ada alasan kuat dibelakangnya, dan yang paling kelihatan adalah tekanan keluarga. Semua karakternya punya stress masing-masing, dan penyebab yang berbeda-beda pula. Di satu episode kita bisa benci banget sama tokoh X, tapi di episode berikutnya, kita bisa mikir bahwa dia adalah tokoh paling masuk akal disini, dan paling kasihan.
Selain berhasil bikin aku menitikkan air mata di beberapa episode, Sky Castle juga berhasil bikin aku ikutan stress hahaha. Tiap nonton tuh ada perasaan nyelekit di hati (alaaah), pengen ngga nonton, tapi penasaran sama lanjutannya. Ngga pengen nonton karena ngga pengen lihat tokohnya ada yang hancur... tapi... tapi penasaran....
Aku belum jadi ibu, tapi ikut merasakan perasaan orangtua yang selalu pingin anaknya sukses. Sekedar menginginkan kesuksesan anak, sampai orangtua ngelakuin segala cara. Rasanya ikutan nyesek gitu, misalnya lihat si ibu sampai sujud-sujud di hadapan tutor mata pelajaran anaknya, supaya si tutor mau lanjut ngajarin anaknya. Sumpah, drama ini mencampur-adukkan hati dan menguras emosi :"""""(
Daripada cuma berakhir jadi penasaran, yuk nonton dramanya di http://dramaqu.vip ! :D

Komentar
Posting Komentar